Jikapun/
Matahari tak terbit/
Malam makin kelam/
Dan bulan tak jatuh di pucuk daun/
Wajahmu sayang/
Bagiku matahari itu/
Senyummu putri/
Bagiku bulan itu/
Hari-hari ku kau habisi/
Aku lunglai memikul rindu yang amat/
Kadang/
Aku gembira/
Sebab aku kira hujan itu kau/
Datang bertubi di kepalaku tadi/
Mencumbuku hingga kuyup/
Aku habis kata/
Namun rasaku tumpah ruah/
Cintaku padamu seperti spasi antara tertawa dan menangis/
Hatiku tak bertuan/
Dan kau mengisinya/
Meski aku belum tau harus ku tempatkan dimana putri seanggunmu di gubukku/
aku Cuma tau/
aku rindu sangat/
tahukah kamu sayang/
rindu itu seperti listrik/
menyengatku/
menghentak2 kesadaranku/
kata temanku rindu itu embun/
jatuh Satu/
Satu/
Pelan/
Pelan/
Namun penuh basahi tanah/
I miss you/
July 18 at 3:10pm
hebat..
BalasHapussebuah inspirasi yang tak terbatas...
thanks for your apresiation
BalasHapus