Bulir-bulir membisu/
Menunggu tangan-tangan takdir/
di Atas sajadah/
Lama tak terjamah/
Lapuk ditelan sibuk/
Alpa dalam tawa/
Aku menangisi lupa yang amat/
yang berderai-derai/
yang tidak untuk siapa pun/
Aku tertegun/
Mendengar tangis/
Mendengar tasbih diam itu/
Di depan sebutir kayu/
Aku malu/
Pada rindunya/
Sementara ia terus bertawaf/
Dengan caranya sendiri/
Dengan dan tanpaku/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar anda