
Kepada malam yang sunyi/
Aku sendiri/
Rehat sejenak dari kericuhan/
Mengimajimu/
Kepada malam yang sepi/
Aku luruh bersama kelembutan/
Di hadapan kepongahan/
Di hadapan keresahan/
Aku meramai/
Memerangi hiruk-pikuk
dan kerusuhan hidup/
Di ambang sadar,
dan sisa energi/
Aku lunglai/
Kepada Malam dan Hidup/
Aku sayup/
Aku redup/
Kepada Malam yang anggun/
Rengkuh aku dalam tidurmu/
Kepada Malam yang kelam/
Insyafkan aku saat kau hendak pergi/
Aku ingin berdiri di sisa gelapmu,
nanti/
Kenapa harus malam ?
BalasHapussebab malam yang meniduriku,,memberiku kekuatan untuk menghadapi kepongahan mentari
BalasHapus