Gaduh mengaduh
Gegap dunia
Lelana
Teriakkan cinta
Sakit menganga luka
Sebentar saja
Lalu redup perlahan
bersama mentari kembali
sore itu
Engkau
Teriakmu senyum di bibir-bibir kami dan tangis bahagia di mataku
Sirna Purna sakitnya
Engkau sang cahaya
itu
Lahir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar anda