kata-kata itu seperti air yang meresap dengan mudah di tanah tandus
tak ada bacaan qur'an juga hadits.
namun semua kalimatnya adalah kebenaran
nampak tegas dan keras namun lembut dan perasa
hatimu lembut melebihi sutera
untuk anak-anakmu semua engkau lakukan
bahkan tanpa sepengetahuan mereka
kebaikanmu dirahasiakan tuhan
dan engkau hanya diam
tapi aku tahu
apa yang engkau makan aku memakannya
apa yang engkau punya engkau bagikan tak bersisa
apa yang engkau miliki hanya kaos oblong lama, sarung dan kopiah kusut.
ditambah sebungkus rokok dan segelas kopi.
selebihnya engkau sedekahkan untuk keluarga dan putera-putera mu
tapi aku tahu
tiap malam kau hadir di samping putera-puteramu
mendoakan dan mengusap setiap pundak kami dengan kasih sayang
seraya berkata dengan kata-kata lirih doa dan harapan.
tapi aku tahu
engkau memaafkan semua kekeliruan dan membimbing menuju jalan yang lurus
ya aku tahu,
kini rindu aku,
Guru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar anda