Perjalananku kini sampai pada satu titik kesadaran betapa pentingnya waktu. Surat wal'ashri bukan inspirasiku tapi jujur itu sepenuhnya benar. Kerapkali aku belum mahir memenejement waktu agar semua berjalan lancar dan semua target hidup tercapai.
Misalnya saja masih harus banyak belajar bagaimana bisa shalat tepat di awal waktu, kerja tepat waktu dan konsisten, mengisi waktu bersama keluarga, mengisi waktu untuk silaturrahim, mengisi waktu untuk kegiatan sosial, menyempatkan waktu untuk melaksanakan tugas perjalanan.
Tentu ini menjadi perenungan saya agar ke depan diperbaiki. Sebab saya juga yakin, kesuksesan ditentukan hari ini, di sini. Kesuksesan nanti yang lebih besar hanya persoalan akumulasi dan wujud yang agak berbeda saja, padahal sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar anda