di tengah rintik//
derap langkah-langkah itu memekik//
bergetar di kedalaman//
rindu berdarah//
tanpa kata-kata//
nanar jiwa//
memaki sunyi dan sepi//
langkah-langkah menjadi goyah//
derap itu menghantui//
aku selalu ingin pergi//
untuk yang kesekian kalinya//
pergi dari bayangan//
dari rindu yang makin menjalar//
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar anda