Yang lahir dari kecewa dan benci
Sepi itu energi
Yang tumpah dari hasrat imagi dan jati diri
Sepi itu ramai
yang tak pernah sampai
Sepi itu bersama
yang berbeda-beda
Sepi itu kopi
yang tak boleh diminum bersama-sama
Sepi itu keybooard
yang punya letak masing-masing
Sepi itu malam
Banyak orang tertidur tapi kamu terjaga
Sepi itu otak
kamu sendiri yang pintar orang lain bodoh
Sepi itu sembunyi
dan hanya kau nikmati sendiri tak mau berbagi
Sepi itu cinta
yang menekuk ego dan seolah jadi hina
Sepi itu rindu
yang tak tersampaikan kecuali lewat doa
Sepi itu berteriak
sementara dadamu sesak
Sepi itu laki-laki
yang dianggap tak pernah bisa mengerti
Sepi itu jengkol
yang sudah lama
Sepi itu ambisi
yang oleh orang lain dicemooh dan dicacimaki
Sepi itu malu
tak mau menjadi beban dan merepotkan oranglain
Sepi itu cita-cita
yang tak pernah didukung lingkungan
Sepi itu pura-pura
mendekat agar rekat dan ceria
Sepi itu kamu
juga aku
