Wahai kamu yang di sana/
Bila kamu tak pahami aku/
Maka pergilah/
Pergi/
Cari cawanmu sendiri dan rayakan kesendirianmu/
Aku usang kau rejam/
Yang mengemis kata-kata/
Sejak kelahiran cinta/
Wahai/
Kamu yang jumawa/
Bilakah kamu jenuh/
Tertawakan aku sepuasmu/
Sebab tak ada lagi rasa/
Agar tak ada lagi derana/
Tak ada lagi nestapa/
Duh,
Yang terombang-ambing/
Adalah aku/
Yang terjerat rindu semu/
Di atas senyum dan tawamu/
Jika saja masih/
Aku mentari bagi wajah pagimu/
Begitupun ingin aku kamu/
Mendekatlah/
Atau enyah sajalah engkau dari hidupku/
inspired by true story of my friend
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar anda