Senin, 22 Juli 2013

BELAJAR MENJADI GURU

Belajar itu jatuh bangun. Yang sesungguhnya belajar tidak serta merta ilmu itu didapat dari mendengar dan melihat, tetapi dari proses merasakan, melaksanakan. Kerapkali pada praktiknya harus jatuh bangun dan terjungkal bahkan demi satu pengetahuan.

Guru yang baik itu yang menunjukkan jalan dan membimbingnya. Biarkan anak didik berjalan sendiri. Biarkan mereka jatuh. Biarkan mereka merasakan perjalanan yang sesungguhnya. Tugas guru hanya memastikan bahwa anak didik bisa bangun dan semangat menyongsong hidup ke depan.

Acapkali tolok ukur bukan dari pencapaian dan nilai akhir yang baik, tetapi yang paling penting bagaimana anak didik menjalani proses mencapai nilai akhir itu dengan cara dan praktik-praktik yang baik.

Prasangka pada akhir sebuah cerita seorang anak didik oleh guru kerapkali meleset. Sebab banyak faktor yang menentukan--kalau boleh dibilang--kesuksesan.

__bersambung__

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar anda